Andrypen's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Surat Keputusan Bersama Terkait Ahmadiyah Diterbitkan

Setelah mendapat tuntutan dari umat Islam, akhirnya pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait keberadaan Jamaah Ahmadiyah.

SKB yang ditandatangani oleh tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Jaksa Agung ini, intinya memerintahkan penganut Ahmadiyah untuk menghentikan kegiatan yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Terbitnya SKB ini merupakan jawaban dari tuntutan pembubaran Ahmadiyah di Indonesia, termasuk demonstrasi meminta pemerintah melarang Ahmadiyah yang melibatkan ribuan orang yang terjadi kemarin, Senin (09/06).

Menteri Agama Maftuh Basyuni menegaskan, SKB ini tidak berisi perintah larangan terhadap kegiatan Ahmadiyah. “SKB itu hanya meminta para Ahmadiyah kalau dia menganggap sebagai seorang Islam, meninggalkan pengakuannya terhadap nabi lain selain Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir.”

Pemerintah merasa, inilah keputusan terbaik yang dianggap dapat menjembatani keinginan semua pihak yang terlibat kontroversi Ahmadiyah. Meski siang tadi ribuan orang yang menentang Ahmadiyah kembali berdemontrasi, karena merasa tidak puas dengan keinginan mereka yaitu membubarkan Ahmadiyah.

Menurut Basyuni, meski tidak secara tegas menentang Ahmadiyah, pemerintah akan menindak secara pidana bila ada penganut Ahmadiyah yang masih melanjutkan kegiatan penyebaran agama seperti selama ini.

Di kesempatan berbeda, Jaksa Agung Hendarman Supanji mengatakan, pengawasan SKB Ahmadiyah akan diserahkan pada pihak polisi dan masing-masing pemerintah daerah.

Berikut isi lengkap SKB 3 Menteri berkenaan dengan Ahmadiyah:

1. Memberi peringatan dan memerintahkan untuk semua warga negara untuk tidak menceritakan, menafsirkan suatu agama di Indonesia yang menyimpang sesuai UU No 1 PNPS 2005 tentang pencegahan penodaan agama.

2. Memberi peringatan dan memerintahkan bagi seluruh penganut, pengurus Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) sepanjang menganut agama Islam agar menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran agama Islam pada umumnya, seperti pengakuan adanya Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.

3. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada anggota atau pengurus JAI yang tidak mengindahkan peringatan tersebut dapat dikenai sanksi seusai peraturan perundangan.

4. Memberi peringatan dan memerintahkan semua warga negara menjaga dan memelihara kehidupan umat beragama dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum terhadap penganut JAI.

5. Memberi peringatan dan memerintahkan kepada warga yang tisak mengindahkan peringatan dan perintah dapai dikenai sanksi sesuai perundangan yang berlaku.

6. Memerintahan setiap pemerintah daerah agar melakukan pembinaan terhadap keputusan ini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: